Dongeng Motivasi

Kisah-kisah Inspiratif dan Motivatif

Batman Dan Mbah Gendeng

Cosa | 10.12.2009

Cerita ini kelanjutan dari cerita sebelumnya.

“Huh, siyal, masa’ bocor lagi sih”, ujar Batman gemas sambil menendang pintu BatMobile-nya perlahan. Meskipun kesal, ia masih cukup sadar untuk tidak melampiaskannya kepada kendaraan tercintanya, yang cicilannya belum lunas itu. Dengan susah payah, ia mendorong mobilnya ke pinggir, ke sebuah tambal ban yang kebetulan berada tidak jauh dari situ.

Mbah Gendeng – Nambal Ban Sejak 1911

Begitu tulisan yang tertera di atas “bengkel” kecil yang didirikan seadanya di bawah sebuah pohon beringin besar.

“Bannya bocor ya, nak?”, tanya seorang kakek tua yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.

“Iya, mbah”, jawab Batman lesu, “sudah kedua kalinya nih. Padahal baru sekitar 5km lalu bocor dan ditambal.”

“Hmmm…”, mbah Gendeng mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai mempersiapkan peralatannya. Bak air sabun untuk memeriksa bagian ban yang bocor, dongkrak, pompa angin, dan sebagainya. “Silahkan duduk dulu aja di kursi kayu itu, nak. Biar mbah kerjakan dulu bannya.”


45 menit berlalu, Batman mulai gak sabar. Maklum, ia lagi semangat-semangatnya untuk bangkit kembali dari keterpurukannya dan ingin segera sampai ke WTC untuk membuka gerai HP. Ditambah lagi, seekor kura-kura berseragam “Bukan Express” yang tadi disalipnya kini sudah berjalan melewati tempat ia duduk. “Masa’ Batman kalah cepet ama kura-kura”, pikir Batman dalam hati. Penasaran, ia mendekati Mbah Gendeng dan mengintip kerjanya.

“Pantesan aja lama!”, sergah Batman kasar. “Lha wong kerjanya lambat banget gini! Apa gak bisa lebih cepet lagi, mbah?!”

Mbah Gendeng meletakkan ban dalam BatMobile yang sedang ia pegang dan menoleh ke arah Batman. Tatapannya yang tajam membuat Batman secara tidak sadar mundur selangkah ke belakang. Tanpa disangka, dengan tidak kalah kerasnya, Mbah Gendeng balik bertanya, “Memangnya kamu pikir pekerjaan ini tidak penting sehingga harus dikerjakan dengan terburu-buru?”

“Memang begitu, kan? Cuman nambal ban ini, apa pentingnya? Jauh lebih penting pekerjaanku yang ke sana kemari buat nyelamatin dunia dari orang jahat! Mbah tahu kan kalo aku ini Batman?!”

“Iye, terus so what gitu loh, mau situ Superman kek, Batman kek, Barack Obama kek, SBY kek, tetep aja, jangan pernah ngeremehin pekerjaan saya!”

Batman sudah akan membuka mulutnya lagi untuk menjawab, namun kakek tua itu tidak mau kalah cepat dan melanjutkan kata-katanya.

“Dengarkan baik-baik, anak muda. Coba pikir. Seandainya tadi kamu dalam perjalanan untuk menyelamatkan ribuan orang dan banmu bocor, apa bukan berarti yang saya kerjakan ini tidak sama pentingnya dengan pekerjaanmu? Dengan memperbaiki ban bocormu dengan baik dan teliti, secara tidak langsung saya suda membantu kamu menyelamatkan mereka — ribuan orang itu.”

“Tidak usah muluk-muluk. Setiap ban bocor yang saya perbaiki pasti berhasil membawa pengemudinya tiba dengan selamat sampai di rumah. Coba bayangkan apabila saya melakukannya dengan asal-asalan. Bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, bukan?”

“Lihat ban dalammu ini”, Mbah Gendeng menyodorkan dua buah ban dalam BatMobile yang sedang ia kerjakan. “Perhatikan ini, bekas tambalan yang dilakukan oleh penambal ban sebelumnya. Kasar dan kurang kuat rekatannya. Itu sebabnya tadi ban mobilmu bocor lagi. Masih untung tidak terjadi apa-apa. Dan ini, yang ada di kanan, adalah hasil tambalan ban yang aku lakukan. Bandingkan!”

Batman tercenung. Ia memperhatikan ban dalam pada bagian yang ditunjukkan oleh Mbah Gendeng dan ternyata memang benar, pekerjaannya kurang baik. Bahkan jauh dibandingkan hasil pekerjaan Mbah Gendeng. Padahal tadi ia cukup senang dan memberi tips lebih kepada penambal ban sebelumnya karena kerjanya hanya butuh waktu 5 menit saja.

Dengan menunduk, Batman mohon maaf kepada Mbah Gendeng dan beringsut kembali ke kursi kayu untuk menunggu. Di satu sisi, ia malu terhadap apa yang telah ia lakukan, namun di sisi lain, ia gembira karena mendapat pelajaran baru tentang hidup dan juga tentang bisnis.

“Aku pasti tidak akan kalah oleh Peter Parker”, ujar Batman dalam hati sembari tersenyum.

Suka dongeng ini? Bantu sebarkan ke yang lain ya :)
  • Print
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • email
  • StumbleUpon
  • Twitter
Moral Cerita / Bahan Renungan:

"Setiap pekerjaan itu penting, jangan pernah meremehkan pekerjaan orang lain sekecil apapun itu."

55 Komentar untuk “Batman Dan Mbah Gendeng”

  1. iBloggered.Com mengatakan :

    Makasih mas, dongengnya bagus banget :)

  2. Novianto mengatakan :

    Menasehati tak harus secara langsung. Memberi contoh dengan cerita/dongeng boleh juga tuch. Malah lebih menarik dan penasaran yang mau baca :) . Lanjutkan mas dan salam kenal dari newbie :) ..

  3. evie mengatakan :

    what a nice story…….

  4. andriristiawan mengatakan :

    dongeng yang unix… :D
    pelajaran yang berharaga :)

  5. Deta mengatakan :

    ceritanya bagus banget…. kita emang lupa dengan hal2 kecil walau sebenarnya pekerjaan itu sangat penting sekali……

  6. DEWANTO mengatakan :

    gunung yang besar pun terdiri dari butiran debu

  7. narsis mengatakan :

    mantaps nih dongeng, menginspirasi sekalai!! hehe

  8. Rully mengatakan :

    weh, lucu..

  9. hardo mengatakan :

    thank you brother,you have motivated by your tale!!!!!!!!!!!!!!!

  10. Blog Blogger Gratis mengatakan :

    Mampir, cari inspirasi…. pasang Buku Tamu dong sobat, biar lebih seru

  11. nurdianto mengatakan :

    wah,dongengnya bagus,.salam kenal mas dari newbie wonogiri.

  12. imron46 mengatakan :

    Cerita ini hampir sama dengan kesombongan seorang karyawan dengan OB, ketika sang OB akhirnya dipecat, jadilah sang karyawan OB baru…nice story…

  13. Ferry Ariyanto mengatakan :

    ngincer bulu perindu mas? he, thx… inspiratif sekali

  14. zaed mengatakan :

    Hwa..ha..ha,..ha..ha
    Wkwkwkwkwk…..
    lucu bnget crtanya….ampe terpingkal-pingkal..

  15. tips sukses mengatakan :

    bagus ceritanya … lucu juga, Batman kok nambal ban

  16. mif mengatakan :

    Wah mas cosa,sering-sering posting yang lucu-lucu kayak gini,kalau belajar sesuatu tapi pikiran segar karena lucu gini kan lebih cepat masuk pengertiannya :D ,thanks!

  17. Surakarta Entrepreneur mengatakan :

    Maz Cosa kalau ada yang cepat dan hasil nya bagus kan nggak apa-apa…cepat bukan berarti harus ceroboh kan maz.. :) , trimakasih

  18. ekads mengatakan :

    wah, dongengnya inspiratif banget mas.. kadang kita ga sadar akan arti penting sebuah pekerjaan yang selalu kita anggap sepele..

    wadew.. mas cosa ikutan kontes si mbah juga yach?

  19. blognya pns mengatakan :

    bener banget tuh, coba kalo d indonesia ini gak ada tukang tambal ban????
    bisa repot tuh kalo musti beli ban tiap bocor, pdhl jalanan depan rumah aj kayak gitu,
    bisa2 aq beli ban dalam seminggu sekali…. he3 dongeng yang manteb!!!!

  20. Oemar mengatakan :

    Wew.. bagus dongengnya..
    Gak bisa komentar lebih dech.. kan sudah diutarakan sama pengomentar yang duluan.. ehehe..
    Nice.. nice…

  21. De tulipe mengatakan :

    hal kecil yg mempunya efek besar. Dalam bisnis juga kan dimulai dr yg kecil dan akan tumbuh besar….
    Salam kenal…..

  22. Kingkilaban mengatakan :

    banyak sekali serakan ilmu di sini

  23. geblek mengatakan :

    owh dongeng sebelom tidor :)

  24. adi mengatakan :

    hahaha….
    gw copy ya..???

    untuk mendongeng ank gw sblm tidur. .

  25. fadly muin mengatakan :

    ringan dan pas di hati.
    saling menghargai dan tidak meremehkan adalah pesan yang sangat bermanfaat yang bisa saya petik.

    salam,

  26. grosir quran mengatakan :

    Cerita yg bagus dan inspiratif.. Dalam bisnis, kita memang harus jeli dalam memilih partner. Dan mengenal partner bisnis tidak bisa dalam waktu singkat..

  27. cool mengatakan :

    lagi..lagi..lagi…..!!!!

  28. yusuf mengatakan :

    ngemeng2 itu tukang tambal ban panjang umurnya ya.. dari 1911 sampe skrg (2010).
    wow, amazing!! dgn masa jabatan 99 tahun, masih nambal ban!
    hiks..hiks.. ada yg tau umur kakek ini skrg brp?

  29. friezki mengatakan :

    unik….

  30. Aku Cuma Seorang Blogger Yang Cinta Seo mengatakan :

    sangat kreatif dan menyentuh mas…:)

  31. Firdaus mengatakan :

    manusia diciptakan tuhan untuk bisa saling bahu membahu,

  32. MEDRA mengatakan :

    sehina apapun pekerjaan seseorang dimata manusia,tetap ia akan kita butuhkan,hari ini atau lusa.dan hargailah semua orang.

  33. proton11 mengatakan :

    wah!seru juga nih cerita…dikemas dengan ringan…
    izin copas ye

    http://www.anakhujan.com

  34. gunawan w mengatakan :

    saya suka….kerna pekerjaan sy ada hubungannya dengan motivasi….jd ini bs jd inspirasi…tengkyuuuu

  35. mbah gendeng mengatakan :

    waduh…………………. om cosa ternyata juga bikin artikel tentang mbah gendeng nih wah jadi malu……………….

  36. lucky mengatakan :

    ha.ha..lucu-lucu. keren ceritanya, disamping ada humornya juga ada pesan moral yang disampaikan, mungkin tulisan-tulisan kaya’ gini yang dibutuhkan orang indonesia supaya tata krama yang digembar-gemborkan jadi jatidiri bangsa gak semakin ilang ya gak se..

  37. Firman Kaimun mengatakan :

    bagus juga, hehehe…

  38. aris mengatakan :

    cerita bagus, penting untuk anak muda yang grusa grusu, yang maunya serba instan, tq

  39. bayu drakula mengatakan :

    Ijin Copi Paste,,,,,,, ceritanya very very nice……. buagus banget,, thankyou ya… saya baru belajar ngebloging nih,, butuh banyak masukan,,

  40. ajat mengatakan :

    crita yg aneh,tp w suka………….

  41. Eep Sukaryo mengatakan :

    Bagus sekali maksi

  42. debi mengatakan :

    bagus,,,say jd motivated,,,

  43. BajuAnakgrosiR mengatakan :

    lucu and inspiratif

  44. Gian mengatakan :

    Keren euy ceritana ,,,

    apa lg dgn tokoh2nya ,,,

  45. siaran langsung piala dunia mengatakan :

    wah seru neh, kerenxxx…

  46. dian mengatakan :

    cerita bagus, tapi alangkah baik nya kalo kita dapat melekukan sesuatu dengan cepat tapi tepat dan teliti.kunci setiap pekerjaan adalah teliti,konsisten,dan tanggung jawab.
    tapi ini adalah cerita unik dan memotivasi.sukses buat penulisnya.

  47. mas andry mengatakan :

    bagus banget ceritanya …

  48. memeku-online.blogspot mengatakan :

    fabelnya sadis nih. batman ribut sama tkg tambal ban..hi..hi..

  49. didunkzs mengatakan :

    bissa jadi bahan cerita buat anak-anakku, thanks yaa….

  50. fransmaresa mengatakan :

    Bagus Ceritanya bagaimana kalo ditambah cerita-cerita tentang sejarah kita Indonesia akan lebih bagus lagi…. Trims ^_*

  51. Nubie mengatakan :

    Heheh, betmen kalah cepet mah kura2, kura2 pake awan terbang sih :)

  52. Purwoko mengatakan :

    Baguuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuussss…………..!!!

  53. awfx mengatakan :

    terlalu hiperbola…

  54. jojon mengatakan :

    intinya dari cerita di atas adalah bagaimana kita bisa menghargai setiap pekerjaan yang diberikan Tuhan YME kepada kita, lebih-lebih pekerjaan yang menyangkut kesejahteraan orang banyak. Bagaiman cara kita menghargainya yaitu dengan bekerja secara tenang, teliti, rapi, dan tidak mengecewakan orang lain (pelanggan read.).

  55. hilal mengatakan :

    seru bgt ceritanya. is very good !!!

Tinggalkan Komentar